Kenali Ciri-Ciri Overdosis untuk Berikan Pertolongan Pertama yang Tepat

Tak terhitung berapa banyak kasus orang mengalami overdosis obat-obatan. Mengetahui ciri-ciri overdosis sangat penting untuk tahu tanda bahayanya. Overdosis terjadi ketika seseorang mengonsumsi obat-obatan dengan dosis terlalu banyak dan tidak bisa ditoleransi oleh tubuhnya.

Overdosis bisa terjadi tiba-tiba dari obat yang diresepkan, penyalahgunaan obat-obatan, hingga upaya bunuh diri. Kerap kali, orang tidak tahu betapa kerasnya obat yang dikonsumsi atau menjalankan swamedikasi yang justru berisiko karena diminum dalam dosis sembarangan.

Ciri-ciri overdosis

Ketika seseorang mengalami overdosis, dampaknya akan terasa ke seluruh tubuh. Bergantung pada dosis dan jenis obat yang dikonsumsi, ciri-ciri overdosis bisa berbeda antara satu orang dan lainnya.Faktor usia dan riwayat medis juga turut berperan. Sebagai contoh, obat dengan dosis satuan bisa berdampak signifikan kepada anak-anak atau penderita penyakit kronis.Beberapa ciri-ciri overdosis bisa dilihat dari beberapa indikator, di antaranya:

  • Tanda-tanda vital

Seseorang yang mengalami overdosis bisa menunjukkan perubahan tanda-tanda vital seperti temperatur, detak jantung, pernapasan, dan tekanan darah. Kondisi ini bisa mengancam nyawa seseorang ketika tanda-tanda vital mengalami kenaikan, penurunan, atau hilang sepenuhnya.

  • Hilang kesadaran

Ciri-ciri overdosis lain adalah kehilangan kesadaran. Bentuknya bisa berupa merasa mengantuk berlebihan, bingung, hingga koma. Hal ini bisa berbahaya terutama ketika seseorang muntah dan cairannya masuk ke dalam paru-paru.

  • Kondisi kulit

Kulit orang yang mengalami overdosis akan mengeluarkan keringat dingin hingga terasa terlalu panas atau dingin

  • Nyeri tubuh

Ciri-ciri overdosis lainnya adalah merasa nyeri di dada karena masalah pada jantung dan paru-paru. Ketika ini terjadi, gejala lain yang muncul adalah kesulitan bernapas. Selain itu, nyeri perut juga bisa terjadi disertai mual, muntah, dan diare. Perhatikan tanda-tanda berbahaya seperti muntah darah yang bisa mengancam nyawa.

  • Halusinasi

Orang yang mengalami overdosis obat-obatan juga bisa mengalami gangguan psikologis seperti halusinasi, gelisah, cemas berlebih, dan lainnyaSelain beberapa ciri-ciri overdosis di atas, jenis obat tertentu juga dapat menyebabkan kerusakan organ. Setiap orang merespons overdosis obat dengan cara berbeda. Perlu diingat bahwa overdosis obat-obatan bisa terjadi pada anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Faktor risiko overdosis obat

Kondisi tertentu bisa menyebabkan seseorang lebih berisiko mengalami overdosis obat-obatan. Beberapa faktor risiko itu adalah:

  • Terus menerus mengonsumsi obat dengan dosis berlebihan
  • Kembali mengonsumsi obat setelah absen cukup lama
  • Toleransi fisik rendah
  • Baru bebas dari penjara
  • Riwayat overdosis sebelumnya
  • Enggan mencari bantuan medis saat diperlukan
  • Ketergantungan pada substansi tertentu
  • Mengonsumsi obat-obatan dalam jumlah besar